Diperbarui: 20 Oktober 2023 13:35
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.

Kasus ini berawal dari sebuah tweet yang dibuat oleh Elon Musk, CEO Tesla, pada tanggal 7 Agustus 2018. Tweet ini berisi tentang Musk telah “memperoleh dana aman” yang digunakan untuk mengambil Tesla menjadi kepemilikan pribadi senilai US$420 per saham. Hal ini menyebabkan harga saham Tesla naik tajam, tetapi kemudian Musk mengungkapkan bahwa ia belum benar-benar mendapatkan dana tersebut. Kenaikan harga saham ini menyebabkan investor kehilangan uang ketika harga saham Tesla kembali turun setelah Musk mengungkapkan bahwa ia belum benar-benar mendapatkan dana tersebut.
Kemudian pada tanggal 26 September 2018, SEC mengajukan gugatan terhadap Musk atas tuduhan penipuan sekuritas. SEC mengklaim bahwa Musk telah membuat pernyataan publik yang salah atau…



























